Pengertian
Konsep
Konsep utama dari Keepalived terletak pada penggunaan
Cara Kerja
Keepalived beroperasi dengan mengikuti alur berikut:
Election: Saat service menyala, server dengan nilai priority tertinggi akan memenangkan pemilihan menjadi MASTER.
Advertisement: Node MASTER secara rutin mengirimkan paket
ke jaringan untuk menginformasikan bahwa dirinya masih sehat.Heartbeat Failover: Jika node BACKUP berhenti menerima paket heartbeat dalam jangka waktu tertentu (biasanya 3 kali interval), maka sistem akan menganggap MASTER mati. Node BACKUP akan segera mengambil alih VIP dan mempromosikan dirinya menjadi MASTER baru.
Tujuan
Tujuan utama penggunaan Keepalived adalah untuk mengeliminasi
Analogi
Bayangkan sebuah rumah sakit yang punya dua unit ambulans (Server A dan Server B), tapi cuma punya satu nomor darurat (Virtual IP).
Ambulans A (MASTER) selalu siaga dan menerima telepon.
Ambulans B (BACKUP) cuma duduk diam dengerin radio komunikasi.
Begitu Ambulans A mogok (Server Down), Ambulans B langsung tahu lewat radio dan seketika itu juga dia yang bakal angkat semua telepon masuk ke nomor darurat tadi. Pasien (User) nggak perlu tahu kalau ambulansnya berganti, yang penting telepon mereka tetap dijawab.
Kelebihan dan Kekurangan
| Kelebihan | Kekurangan |
| Sangat Ringan: Tidak membebani CPU dan memori server. | Layer Terbatas: Hanya bekerja maksimal di |
| Failover Cepat: Perpindahan IP terjadi dalam hitungan detik. | Split-Brain: Risiko kedua server menjadi MASTER jika jaringan antar node putus. |
| Gratis & Open Source: Bisa diimplementasikan di hampir semua distro Linux. | Ketergantungan L2: Membutuhkan segmen jaringan |
Tutorial & Problem Solving Lengkap
Berikut adalah cara konfigurasi dasar untuk membuat sistem HA pada dua server.
1. Instalasi
Jalankan di kedua server (Master & Backup):
sudo apt update && sudo apt install keepalived -y
2. Konfigurasi MASTER
Edit file /etc/keepalived/keepalived.conf di server utama:
vrrp_instance VI_1 {
state MASTER # Status awal sebagai Master
interface eth0 # Sesuaikan dengan nama interface network lu
virtual_router_id 51 # ID grup, harus sama antara Master & Backup
priority 100 # Nilai kekuatan, Master harus lebih tinggi
advert_int 1 # Kirim heartbeat setiap 1 detik
authentication {
auth_type PASS # Metode otentikasi sederhana
auth_pass 1111 # Password harus sama di kedua node
}
virtual_ipaddress {
192.168.200.16 # IP sakti yang bakal diakses user
}
}
3. Konfigurasi BACKUP
Edit file yang sama di server kedua, ubah bagian berikut:
vrrp_instance VI_1 {
state BACKUP # Status sebagai cadangan
priority 90 # Priority lebih rendah dari Master (100 > 90)
# Sisa konfigurasi lainnya (ID, Pass, VIP) samakan dengan Master
}
4. Aktivasi dan Monitoring
Setelah selesai, jalankan layanannya:
sudo systemctl restart keepalived
Untuk memantau log jika terjadi error (Problem Solving), lu bisa pakai perintah:
tail -f /var/log/syslog | grep Keepalived
Kesimpulan
Keepalived adalah pondasi penting buat lu yang pengen jadi
Glosarium Engineer
Keepalived: Software untuk manajemen HA dan load balancing di Linux.
High Availability (HA): Karakteristik sistem yang menjamin operasional terus-menerus dalam durasi yang lama.
Load Balancing: Teknik distribusi beban kerja ke beberapa penyedia sumber daya (server).
VRRP: Protokol standar industri untuk redundansi router/server.
Virtual IP (VIP): Alamat IP publik/lokal yang bisa berpindah antar server secara otomatis.
Heartbeat: Paket data kecil yang dikirim terus-menerus sebagai tanda server masih aktif.
Single Point of Failure (SPOF): Satu titik kelemahan yang jika gagal akan melumpuhkan seluruh sistem.
Split-Brain: Kondisi di mana dua server dalam cluster kehilangan komunikasi dan keduanya merasa menjadi Master.
Layer 2 (Data Link): Lapisan kedua dalam model OSI yang mengurusi pengalamatan fisik (MAC Address).
Layer 4 (Transport): Lapisan yang mengurusi komunikasi end-to-end dan error recovery (TCP/UDP).
Comments
Post a Comment