Cara Mounting HDD Jadi Storage Tambahan di Proxmox
Kalau lu baru migrasi Proxmox ke SSD, pasti HDD 1TB lama lu nganggur kan? Daripada mubazir, mending jadiin storage tambahan buat naruh file ISO, Backup VM, atau Template. Jadi SSD lu yang cuma 256GB itu nggak cepet penuh.
Persiapan Awal
Cek dulu di menu Disks, pastiin HDD 1TB lu kebaca. Kalau ada error "Duplicate VG" karena bekas OS lama, itu harus di-wipe dulu biar bersih.
Langkah-Langkah Mounting (Lewat GUI)
Gak perlu ketik perintah aneh-aneh di terminal, cukup lewat browser:
1. Bersihkan HDD (Wipe Disk)
Ini wajib biar nggak bentrok sama partisi lama.
Klik Node lu (Nama Server) -> Pilih menu Disks.
Cari HDD 1TB (biasanya
/dev/sdbatau/dev/sdc).Klik disk-nya, terus klik tombol Wipe Disk. Tunggu sampe kelar.
2. Inisialisasi GPT
Biar disk-nya bisa dipake sama sistem modern:
Klik disk yang udah di-wipe tadi.
Klik tombol Initialize Disk with GPT.
3. Buat Directory (Mounting)
Ini tahap terakhir biar HDD-nya muncul di list storage sebelah kiri:
Masih di menu Disks, klik sub-menu Directory di bawahnya.
Klik tombol Create: Directory.
Disk: Pilih HDD 1TB lu.
File System: Pilih ext4.
Name: Kasih nama bebas (contoh:
HDD-GudangatauData-1TB).Klik Create.
Apa Fungsinya Sekarang?
Sekarang di panel kiri bakal muncul storage baru. Lu bisa setting begini:
ISO Images: Upload semua file ISO installer (Windows/Linux) ke sini.
Backups: Atur jadwal backup VM otomatis ke HDD ini.
Template: Simpan template LXC/Container di sini.
Kesimpulan:
SSD buat jalanin OS (biar kenceng), HDD buat simpen file gede (biar lega). Server jadi makin stabil dan nggak gampang disk full.
Comments
Post a Comment